BGP NTB -Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Teknologi selalu berupaya untuk meningkatkan mutu Pendidikan di Indonesia. Salah satunya adalah Program Sekolah Penggerak (PSP)  yang merupakan program untuk mendorong proses satuan pendidikan agar dapat meningkatkan capaian hasil belajar peserta didik secara holistik, baik dari aspek kompetensi kognitif (literasi dan numerasi), maupun non-kognitif (karakter) untuk mewujudkan profil pelajar Pancasila. PSP berfokus pada pengembangan hasil belajar siswa secara holistik yang mencakup kompetensi (literasi dan numerasi) dan karakter, diawali dengan SDM yang unggul (kepala sekolah dan guru).

Pada hari ini Selasa tanggal 27 Juni tahun 2023, SMKN 1 Pemenang menjadi salah satu tempat kegiatan refleksi akhir tahun ajaran Program Sekolah Penggerak (PSP) Angkatan 2 di Kabupaten Lombok Utara. Kegiatan ini diikuti oleh 82 peserta dari unsur Pengawas, Kepala Sekolah, Komite Pembelajaran, Guru dan Perwakilan Sekolah.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Balai Guru Penggerak Provinsi Nusa Tenggara Barat (BGP NTB). Acara ini rencananya akan berlangsung dari pukul 08.00 hingga 16.00 WITA, dengan agenda yang penuh dan bervariasi. Adapun agenda yang dilaksanakan pada kegiatan ini adalah

  • Mulai dari diri: Refleksi individu;
  • Eksplorasi konsep: memahami tahapan implementasi Kurikulum Merdeka;
  • Ruang Kolaborasi: Diskusi refleksi perjalanan Implementasi Kurikulum Merdeka;
  • Refleksi terbimbing: Refleksi praktik baik, tantangan dan strategi; dan
  • (Rencana) Aksi nyata: Menyusun rencana tindak lanjut

Lalu Muhammad Fahrurrozi, S.Kom. Widyaprada BGP NTB dalam sambutannya mewakili Kepala BGP NTB menyampaikan bahwa dengan Kegiatan Refleksi ini Program Sekolah Penggerak semakin terfokus pada pengembangan SDM sekolah itu sendiri, mulai dari siswa, guru, sampai kepala sekolah dan pencapaian hasil belajar diharapkan menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua kita yang hadir dan utamanya BGP NTB yang telah memfasilitasi kegiatan ini, mari kita sukseskan Pendidikan di Kabupaten Lombok Utara ini, saya sangat memohon dukungannya dari pihak-pihak terkait agar program sekolah penggerak dapat menjadikan pendidikan di Lombok Utara lebih baik kedepannya”, ujar Adenan, S.Pd, M.Pd  selaku Kepala Dinas Dikbudpora Kabupaten Lombok Utara dalam sambutannya.

Syaiful Ahyar, M.Pd. Kepala Cabang Dinas Kabupaten Lombok Utara dalam sambutan sekaligus membuka kegiatan menyampaikan “Refleksi itu merupakan media kita berkaca, apa yang sudah tercapai, apa yang belum?. Pada tahun 2021 kebetulan saya masuk reviewer SNP di standar proses dimana harus ada poin tentang refleksi. Refleksi ini memiliki peran yang sangat penting terkait kajian kegiatan yang dilakukan, dimana Refleksi berkaitan dengan penilaian ataupun umpan balik setelah melakukan atau mengikuti proses belajar mengajar dalam waktu tertentu. Tujuan utama dari kegiatan refleksi ini adalah untuk meningkatkan mutu pendidikan di seluruh sekolah yang tergabung dalam Program Sekolah Penggerak. Dengan mengadakan refleksi akhir tahun, diharapkan peserta dapat melihat capaian dan tantangan yang dihadapi selama tahun ajaran ini, serta merencanakan langkah-langkah perbaikan untuk tahun ajaran mendatang”, ujarnya

Kegiatan refleksi ini dilaksanakan menjadi beberapa kelas dengan didampingi fasilitator sekolah penggerak. Peserta masing-masing kelas terdiri dari Kepala sekolah, guru, dan pengawas pembina yang merupakan komite pembelajaran di sekolah penggerak. Selama kegiatan peserta didampingi oleh fasilitator sekolah penggerak, yaitu pendamping Kepala Sekolah, Guru/Pendidik, dan Pengawas Sekolah/ Penilik untuk mewujudkan sekolah yang berpusat pada murid.

Fasilitator Sekolah Penggerak yang mendampingi kegiatan refleksi Akhir Tahun Ajaran Program Sekolah Penggerak (PSP) Angkatan 2 di Kabupaten Lombok Utara ini adalah: 1) Ahmad Muzaki (Universitas Pendidikan Mandalika Mataram) 2) Edy Suwarno, S.Pd (SMPN 2 Gangga) 3) Didin Septa Rahmadi, S.Pd., M.Pd (Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat) 4). Suwarto, S.Pd (Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Kab. Lombok Utara) 5) Rusli Amrul,SE.M.Ak (Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi AMM Mataram).

Selama kegiatan berlangsung, peserta juga dibagi ke dalam kelompok diskusi untuk membahas isu-isu spesifik yang dihadapi oleh masing-masing sekolah penggerak. Diskusi ini bertujuan untuk menghasilkan solusi dan rekomendasi yang dapat diterapkan dalam meningkatkan mutu pendidikan di setiap sekolah.

Acara refleksi akhir tahun ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk melihat kembali pencapaian dan tantangan yang dihadapi oleh Program Sekolah Penggerak Angkatan 2 di Kabupaten Lombok Utara. Dengan berbagi pengalaman dan pemikiran, diharapkan peserta dapat menghasilkan strategi yang efektif dalam meningkatkan mutu pendidikan di sekolah-sekolah mereka.

Dalam penutupan kegiatan, dilakukan pernyataan komitmen bersama untuk melanjutkan upaya peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Lombok Utara