BGP NTB – Program Pendidikan Guru Penggerak Angkatan 8 telah memasuki tahap akhir kegiatan dengan diselenggarakannya Lokakarya 7 “Festival Panen Hasil Belajar” yang merupakan satu tahapan untuk “memanen” hasil aksi nyata dan praktek terbaik bagi para Calon Guru Penggerak (CGP) Angkatan 8 disekolahnya masing-masing  selama mengikuti Pendidikan dan “berbagi hasil panen” kepada pihak-pihak terkait.

Bertempat di SMPN 1- Selong – Lombok Timur Lokakarya 7 ini berlangsung selama 2 hari pada hari Jum’at dan Sabtu (1 – 2  Desember 2023) dengan jumlah total peserta sebanyak 48 orang. Hari pertama kegiatannya berupa kelas belajar CGP untuk berbagi aksi nyata, evaluasi program guru penggerak, identifikasi hal-hal positif, ide program, hingga persiapan rancangan teknis kegiatan pameran dari para CGP, juga memilih ketua komunitas belajar PPGP Angkatan 8 Kabupaten Lombok Timur secara  secara voting oleh CGP. Sedangkan hari kedua diisi dengan menerima tamu undangan dari unsur Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Timur Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lombok Timur, Kepala Cabang Dinas Kabupaten Lombok Timur, Kepala Sekolah, Pengawas serta Komunitas Praktisi dilanjutkan dengan sesi kelas berbagi dan pameran hasil karya CGP.

Acara ini sangat meriah dengan adanya seni budaya daerah yaitu Gendang Beleq, Tilawatil Qur’an dan tarian Gagak Mandik dari Lenek Lombok Timur.

Nurdiya’ul Fajri, S.Pd Widyaprada BGP NTB yang mewakili Kepala BGP NTB dalam kesempatan itu memberikan laporan sekaligus sambutan mengenai rentang waktu Program Pendidikan Guru Penggerak yang telah melakukan kegiatan selama 6 bulan dan pada saat ini telah mencapai fase akhir. “dari 19 orang CGP alhamdulilah tidak ada yang mengundurkan diri dan semua dalam keadaan sehat hingga saat ini, tugas kami menyertai bapak/ibu selama 6 bulan ini sudah tuntas dan saatnya melakukan praktik baik di lingkungan sekolahnya masing-masing, mari saling berbagi ilmu yang telah didapatkan”, ujar Nur

“Kami sangat berterima kasih kepada BGP NTB dan jajarannya karena sudah sangat membantu terkait Program Guru Penggerak di Lombok Timur yang membersamai kami hingga saat ini, demi meningkatkan kualitas guru yang ada di Lombok Timur. Sayapun sangat bangga dengan hasil yang telah dicapai oleh para calon guru penggerak ini. Mereka telah menunjukkan bahwa dengan semangat dan inovasi mereka mampu meningkatkan kualitas pendidikan di Lombok Timur, Guru Penggerak inilah yang akan membawa dampak yang signifikan terhadap perubahan terhadap mindset pembelajaran di Lombok Timur ini”, ujar  Izzudin, S.Pd. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lombok Timur yang memberikan sambutan sekaligus membuka kegiatan secara resmi

Acara berjalan lancar dan mendapatkan respon positif dari para undangan. Ini berkat kerja cerdas dan kolaboratif antara BGP NTB, Pengajar Praktik, CGP, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lombok Timur, Kantor Cabang Dinas Kabupaten Lombok Timur. Stand-stand pameran juga banyak menuai pujian dan apresiasi dari para undangan yang berkunjung berkat aksi nyata dan program-program inspiratif yang telah dilakukan.

“Luar biasa. Program-program unik dan inspiratif disini mencerminkan kualitas dari CGP yang ada di Lombok Timur ini memang pilihan guru-guru terbaik”, ungkap Icha salah satu pengunjung pameran.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan kelas berbagi yang dilakukan oleh perwakilan dari 3 (tiga) CGP dan ditutup dengan penandatanganan Komitmen Guru Penggerak yang ditandatangani oleh 19 CGP di Kabupaten Lombok Timur.