BGP NTB – Kegiatan Lokakarya 7 Program Pendidikan Guru Penggerak (PPGP) Angkatan 8 dengan tema “Panen Hasil Belajar” menyemarakkan 9 Kabupaten/Kota Wilayah Sasaran PPGP NTB angkatan 8. Lokakarya ini menjadi babak terakhir dalam kegiatan luring para Calon Guru Penggerak (CGP) bersama pengajar praktik selama masa pendidikan mereka.

Berbeda dengan lokakarya sebelumnya, kegiatan terakhir ini dilaksanakan selama dua hari, mengundang kepala sekolah CGP, perwakilan pengawas dari seluruh nenjang, ketua komunitas guru penggerak, unsur Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud), dan unsur Cabang Dinas (Dikbud), serta perwakilan dari sekolah/lokasi kegiatan.

Pada hari pertama, semangat tinggi terpancar dari para CGP yang mengikuti kegiatan kelas belajar didampingi pengajar praktik. Mereka juga dengan antusias mempersiapkan pameran dan rangkaian kegiatan untuk hari kedua.

Hari kedua diawali dengan serangkaian hiburan pra acara dan pembukaan resmi oleh Bupati/Walikota/pejabat yang mewakili di masing-masing daerah. Acara juga dihadiri oleh Kadis Dikbud dan Kepala Cabang Dinas Dikbud di setiap daerah. Kepala Balai Guru Penggerak (BGP) NTB, Drs. Suka, M.Pd, hadir dan memberikan sambutan di Kota Mataram. Lepas rangkaian kegiatan pembukaan, dilaksanakan juga serangkaian kegiatan penting yakni pembacaan dan penandatanganan komitmen.

Selain itu dilaksanakan juga kegiatan kelas berbagi, di mana para CGP saling berbagi pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh selama enam bulan PGP. Selanjutnya, pameran menjadi sorotan utama, di mana peserta dan tamu undangan berkeliling mengunjungi setiap stand pameran. Para CGP mempresentasikan hasil pembelajaran dan inovasi yang telah mereka terapkan di masing-masing sekolah.

Pesan dan kesan yang sangat berarti dihasilkan dari setiap lokasi kegiatan. Harapan bersama adalah bahwa Lokakarya ini dapat menjadi momen “panen hasil belajar” yang tidak hanya terbatas pada pemahaman kognitif, melainkan juga pada dimensi pengalaman dan penerapan nyata di sekolah-sekolah wilayah sasaran.

Pemahaman bermakna menjadi kunci utama, mengingat hanya dengan pemahaman yang mendalam, perubahan positif yang signifikan dapat tercapai. PPGP bukan hanya kegiatan rutin, melainkan investasi besar bagi kemajuan pendidikan di daerah. Keberhasilan program ini diharapkan dapat tercermin dalam perubahan positif di lingkungan belajar sekolah, membutuhkan kerjasama dan kolaborasi dari berbagai pihak.