BGP NTB – Balai Guru Penggerak (BGP) Nusa Tenggara Barat (NTB) telah berhasil menyelenggarakan Rapat Koordinasi Teknis Penetapan Nilai Program Guru Penggerak (PPGP) angkatan ke-8 bertempat di Hotel Astoria Lombok tanggal 6 – 8 Desember 2023. Rapat tersebut diadakan dengan tujuan mengevaluasi dan menetapkan nilai dari para Calon Guru Penggerak Angkatan 8 yang telah melalui serangkaian Pendidikan selama kurang lebih 6 bulan.

Rapat koordinasi ini dihadiri oleh berbagai pihak terkait dan pemangku kebijakan di daerah yaitu: Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota/Provinsi se-NTB, Kepala Cabang Dinas Kabupaten/Kota se-NTB, Instruktur, Pengajar Praktik serta admin LMS yang terlibat dalam pelaksanaan program dengan jumlah 68 orang. “Kami ucapkan terima kasih kepada instruktur, fasilitator, pengajar praktik, dan admin yang telah bekerja dengan baik untuk menghasilkan program guru penggerak yang berkualitas. Dedikasi dan kerja keras kalian telah memberikan kontribusi besar dalam meningkatkan mutu pendidikan di NTB,” ujar Drs. Suka, M.Pd. Kepala BGP NTB.

Sebagai bentuk apresiasi lebih lanjut, Kepala BGP NTB memberikan testimonial khusus kepada Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota/Provinsi se-NTB dan Kepala Cabang Dinas Kabupaten/Kota se-NTB yang telah terlibat aktif dalam mendukung keberhasilan program ini. “Kami ingin memberikan testimoni khusus kepada Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota/Provinsi se-NTB dan Kepala Cabang Dinas Kabupaten/Kota se-NTB yang telah memberikan dukungan penuh dan kontribusi positif. Kerjasama yang baik antara BGP NTB dan seluruh pihak terkait sangat penting untuk mencapai keberhasilan program ini,” tambahnya.

Rapat Koordinasi Teknis ini juga menjadi momentum untuk komitmen seluruh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota/Provinsi se-NTB dan Kepala Cabang Dinas Kabupaten/Kota se-NTB dalam mendukung Program Guru Penggerak secara menyeluruh. “Program Guru Penggerak akan kami dukung sepenuhnya, dan kami berharap dapat terus bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan di NTB,” pungkas Kepala BGP NTB saat menutup rapat koordinasi. Dengan penutupan rapat ini, diharapkan bahwa hasil evaluasi dan penetapan nilai tersebut akan menjadi dasar untuk terus meningkatkan kualitas dan efektivitas Program Guru Penggerak di NTB, memberikan dampak positif yang lebih besar bagi dunia pendidikan di daerah tersebut.