BGP NTB – Hari ini, Balai Guru Penggerak (BGP) NTB sukses menyelenggarakan Lokakarya “Disiplin Positif” sebagai bagian dari Program Sekolah Penggerak (PSP) Angkatan 2. Kegiatan ini secara serentak berlangsung di lima Kabupaten/Kota wilayah sasaran PSP angkatan 2, mencakup Kab. Sumbawa, Kota Bima, Kab. Lombok Timur, Kab. Lombok Barat, dan Kab. Lombok Utara. Lokakarya ini dihadiri oleh kepala sekolah, 2 orang guru komite pembelajaran, dan 1 orang pengawas dari setiap sekolah penggerak angkatan dua. Kegiatan dihadiri juga oleh Kepala Dinas dan/atau Kepala Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan atau pejabat yang mewakili dari masing-masing Kabupaten/Kota, bersama dengan beberapa peserta undangan terkait.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan sesi pembukaan yang diawali dengan laporan kegiatan oleh perwakilan BGP NTB. Kemudian, acara dilanjutkan dengan sambutan sekaligus pembukaan oleh pejabat di masing-masing wilayah, yang tak hanya memberikan motivasi, tetapi juga menyampaikan pesan dan harapan mereka terhadap kegiatan ini.

Usai kegiatan pembukaan, sesi dilanjutkan dengan pembelajaran di kelas bersama para Fasilitator Sekolah Penggerak masing-masing. Materi yang disampaikan pada Lokakarya “Disiplin Positif” ini sesuai dengan materi yang ada pada modul 1.4 PPGP, melibatkan topik-keyakinan kelas, motivasi internal, segitiga restitusi, dan lima posisi kontrol guru.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam kepada peserta tentang pentingnya menerapkan disiplin positif dalam lingkungan pendidikan. Melalui pendekatan yang inklusif dan berbasis motivasi, diharapkan dapat menciptakan lingkungan belajar yang positif dan mendukung perkembangan holistik siswa.

Peserta sangat antusias mengikuti setiap sesi pembelajaran dan berharap bahwa materi yang diberikan dapat diimplementasikan dengan baik di sekolah masing-masing. Keterlibatan para pejabat dan perwakilan pemerintahan setempat juga menjadi dorongan positif dalam mendukung pelaksanaan PSP Angkatan 2 di wilayah NTB.

Lokakarya ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan di wilayah NTB melalui pengembangan kompetensi dan pemahaman yang lebih baik terkait disiplin positif. Semangat kolaborasi dan kebersamaan terlihat menguat, mengindikasikan komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan membawa perubahan positif dalam dunia pendidikan.