BGP NTB – Balai Guru Penggerak (BGP) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) hari ini (28/2/2024) menyelenggarakan Lokakarya Kurikulum “Disiplin Positif” Program Sekolah Penggerak Angkatan 1 Tahun Ke-3. Kegiatan ini berlangsung serentak di 2 Kabupaten/Kota, yaitu di SMKN 1 Selong, Kabupaten Lombok Timur dan SMAN 1 Kota Bima.

Sebanyak 57 orang peserta yang terdiri dari unsur Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah, Komite Pembelajaran, dan Fasilitator Sekolah Penggerak mengikuti lokakarya ini.

Kepala BGP NTB Drs. Suka, M.Pd yang hadir secara langsung di Kota Bima menyampaikan bahwa lokakarya ini diharapkan menjadi momentum bagi Kepala Sekolah Penggerak untuk tetap menjaga semangat dan kekompakan, mengingat ini adalah tahun terakhir pelaksanaan program Sekolah Penggerak angkatan 1.

Beliau juga menyampaikan bahwa di tahun 2024 ini, BGP NTB mendapatkan amanah untuk mengawal jalannya Pelatihan bagi guru PJOK. Beliau mengajak guru-guru yang memiliki kompetensi dan memenuhi kualifikasi untuk mendaftarkan diri, karena saat ini sedang proses rekrutmen Calon Fasilitator PJOK.

Lebih jauh lagi, beliau mengingatkan agar para peserta lokakarya hadir tepat waktu dalam setiap penyelenggaraan lokakarya di masa depan.

Kasubbag Umum BGP NTB Mas’ud, S.Pd, yang hadir di Lombok Timur menyampaikan bahwa mengingat Program Sekolah Penggerak Angkatan 1 sudah menginjak di tahun terakhir, maka sekolah tidak boleh kendor dalam melakukan pengimbasan secara maksimal. Beliau juga mendorong peserta kegiatan untuk mendaftarkan diri atau rekan sejawat dalam rekrutmen fasilitator PKG PJOK 2024.

Lokakarya Kurikulum “Disiplin Positif” ini bertujuan untuk membekali para peserta dengan pengetahuan dan keterampilan dalam menerapkan disiplin positif di sekolah.

Diharapkan dengan adanya lokakarya ini, dapat tercipta lingkungan belajar yang positif dan kondusif bagi siswa di sekolah-sekolah Program Sekolah Penggerak di NTB.