BGP NTB – Balai Guru Penggerak (BGP) Nusa Tenggara Barat (NTB) menghadiri Workshop Sosialisasi Perdirjen Nomor 7327/B.B1/HK.03.01/2023 tentang Model Kompetensi Kepala Sekolah di Makassar, Sulawesi Selatan. Kegiatan yang berlangsung dari tanggal 4 hingga 6 Maret 2024 ini dihadiri oleh Kepala BGP NTB Drs. Suka, M.Pd. dan Widyaprada BGP NTB Syamsul Mujahidin.

Peserta yang hadir sejumlah 60 orang dari 15 Provinsi yang terdiri dari unsur Kepala BBGP/BGP, Pejabat Fungsional (Widyaiswara/Widyaprada/Pengembang Teknologi Pembelajaran/Pejabat Fungsional lainnya), dan 2 orang kepala sekolah yang ditunjuk oleh masing-masing BBGP/BGP.

Workshop ini bertujuan untuk mensosialisasikan Model Kompetensi Kepala Sekolah yang baru kepada para pemangku kepentingan di bidang pendidikan, termasuk BGP NTB. Model ini diharapkan dapat membantu kepala sekolah dalam meningkatkan kinerjanya dan memimpin sekolah dengan lebih baik.

Dalam sambutannya, Dr. Kasiman, S.Pd., S.T., M.M selaku Direktur Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah, Dan Tenaga Pendidikan, Direktorat Jendral Guru Dan Tenaga Kependidikan menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada BBGP dan BGP seluruh Indonesia yang telah berkenan hadir.

“Diharapkan bagi semua peserta terutama kepala sekolah yang datang disini diharapkan setelah pulang dari Makassar langsung mengimplementasikan dan mensosisalisasikan di daerah masing secepatnya, terutama kepala sekolah yang berasal dari guru penggerak, karena mereka dianggap sebagai tameng utama atau Kopassus dalam pendidikan”, ujar Kasiman.

Kegiatan workshop ini diisi dengan berbagai materi, seperti pemaparan tentang Model Kompetensi Kepala Sekolah, diskusi kelompok, dan simulasi. Para peserta juga berkesempatan untuk bertukar pengalaman dan praktik terbaik dalam memimpin sekolah.

Pada penutupan kegiatan, Kepala BGP NTB Drs. Suka, M.Pd. didaulat oleh seluruh peserta dari BBGP/BGP untuk menutup kegiatannya secara resmi.

“Saya berharap workshop ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi para peserta dalam meningkatkan kompetensinya sebagai kepala sekolah,” kata Drs. Suka, M.Pd.