BGP NTB – Hari ini, 16 Maret 2024 Kabid GTK Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lombok Tengah Bapak Lalu Zaenuddin, SH.  secara resmi membuka Lokakarya 5 Program Pendidikan Guru Penggerak Angkatan 9 yang diselenggarakan di SMP Negeri 1 Praya Tengah.

Lokakarya ini bertema “Kolaborasi dalam Pengelolaan Program yang Berpihak pada Murid” dan bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan memberikan pengembangan profesional kepada calon guru penggerak khususnya di wilayah Kab. Lombok Tengah. Kegiatan ini dihadiri oleh 53 orang Calon Guru Penggerak (CGP) dan 11 Orang Pengajar Praktik (PP). Selain itu hadir juga Kepala Subbag Umum BGP NTB Mas’ud, S.Pd,  Kasi GTK Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Lombok Tengah  dan Kepala SMPN 1 Praya Tengah.

Kasubbag Umum BGP NTB dalam sambutannya mengingatkan kepada CGP agar seluruh CGP tetap menjaga kesehatan dan semangat selama menjalankan pendidikan yang akan berakhir setelah melewati sisa dua kegiatan lokakarya kedepannya. Sebgaimana tema kegiatan ini, Ia juga menyampaikan agar para CGP membangun komunikasi, koordinasi dan kolaborasi yang baik dengan lingkungan sekitar. Dengan begitu ilmu yang didapatkan selama masa pendidikan diharapkan akan dapat diimbaskan dengan lebih mudah. Selain itu beberapa informasi penting juga disampaikan dalam sambutannya yakni mengenai informasi pendaftaran PKG PJOK dan penyelesaian rencana SKP.

Sementara ituKabid GTK Dinas Pendidikan Kab. Lombok Tengah dalam sambutan pembukaannya menyampaikan dalam waktu dekat ini telah mengangkat pengawas sekolah dari kalangan guru penggerak sejumlah 29 orang. Hal ini dilakukan dengan mempertimbangkan kompetensi guru penggerak yang sudah dipandang kompeten untuk mengemban tugas dan jabatan tersebut. Ia juga berharap program ini akan terus berjalan di masa mendatang mengingat besarnya manfaat dan dampak positif dari program pendidikan guru penggerak.

Dengan adanya Lokakarya 5 Program Pendidikan Guru Penggerak Angkatan 9 Kab. Lombok Tengah ini diharapkan para Calon guru Penggerak di Kab. Lombok Tengah dapat terus meningkatkan kualitas dan profesionalisme mereka dalam mengajar. Hal ini akan berdampak positif pada kemajuan pendidikan di wilayah ini, serta membantu menciptakan generasi masa depan yang cerdas