BGP NTB – Hari ini, tepat pada tanggal 24 Maret 2024, Balai Guru Penggerak (BGP) NTB menyelenggarakan kegiatan lokakarya orientasi Pendidikan Guru Penggerak (PGP) secara serentak di 8 Kabupaten yang menjadi sasaran PGP angkatan ke-10. Salah satu lokasi penyelenggaraan kegiatan ini adalah di SMKN 1 Praya, Kabupaten Lombok Tengah. Sebanyak 137 peserta hadir dalam acara ini, yang terdiri dari 66 Calon Guru Penggerak (CGP), 62 kepala sekolah CGP, 5 orang pengawas, 1 perwakilan dari Komunitas Guru Penggerak (KGP), serta 5 peserta undangan yang mewakili Dinas/Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta perwakilan dari sekolah lokasi.

Kegiatan dimulai dengan rangkaian pembukaan yang kental dengan semangat nasionalisme, dimulai dari menyanyikan lagu kebangsaan “Indonesia Raya”, hingga lagu mars Guru Penggerak, serta do’a dan sambutan-sambutan. Dalam kesempatan tersebut, Kepala BGP NTB yang diwakili oleh Yuyun Sambodo, S.Si., M.Pd memberikan laporan kegiatan serta sambutan singkat untuk seluruh peserta. Ia menggarisbawahi pentingnya acara ini dalam pembentukan calon-calon Guru Penggerak yang berkualitas. Selain itu, seluruh esensi kegiatan ini begitu penting untuk didapatkan sebagaimana materi-materi dalam kegiatan ini  mulai dari orientasi PGP, pembagian peran CGP dan kepala sekolah, serta pemahaman materi-materi lainnya.

Selanjutnya, Kepala Cabang Dinas (KCD) Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lombok Tengah, Syarif Hidayatullah, S.Pd.I., MM. memberikan sambutan yang penuh motivasi, mendorong seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan dengan baik demi mendapatkan manfaat sesuai dengan tujuan lokakarya perdana ini. Ia juga secara resmi membuka kegiatan tersebut, menandai dimulainya perjalanan penting bagi para CGP di PGP.

Setelah pembukaan, 14 pengajar praktik membimbing peserta dalam pembelajaran di dalam kelas sesuai dengan moderasi yang telah ditentukan dan disiapkan. Dengan durasi 8 jam pelajaran, peserta terlibat dalam pembelajaran dengan penuh semangat, menyadari bahwa lokakarya ini adalah langkah awal dalam proses pembelajaran mereka sebagai CGP di PGP. Kepala sekolah serta pengawas turut mendampingi para peserta, memberikan dukungan yang juga sangat diharapkan terus diberikan dalam proses pendidikan ke depannya.

Dengan harapan dapat memberikan orientasi yang maksimal mengenai PGP, lokakarya ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan para CGP menuju keunggulan dalam dunia pendidikan. Semangat dan komitmen tinggi dari semua pihak diharapkan akan menjadi kunci keberhasilan dalam membangun generasi penerus yang berkualitas.