BGP NTB – Sebanyak 79 Calon Guru Penggerak (CGP) Angkatan 10 dan 63 Kepala Sekolah dari masing-masing CGP Angkatan 10 mengikuti Lokakarya Orientasi atau Lokakarya 0 hari ini (24/3/2024) di SMAN 2 Selong, Lombok Timur. Kegiatan ini merupakan awal pertemuan CGP dengan Pengajar Praktik (PP) dalam Program Pendidikan Guru Penggerak (PGP) yang diselenggarakan oleh Balai Guru Penggerak (BGP) NTB.

Sebelumnya, PGP Angkatan 10 telah dibuka secara resmi oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi pada tanggal 15 Maret 2024. Rangkaian kegiatan PGP pun dimulai, termasuk Rapat Koordinasi (Rakor), Bimbingan Teknis (Bimtek) Aplikasi Learning Management System (LMS), dan Lokakarya 0.

Lokakarya 0 bertujuan untuk menyamakan persepsi CGP dan PP tentang program PGP, membangun komitmen bersama, serta menyusun rencana belajar individual CGP. Kegiatan ini diisi dengan berbagai materi, seperti pengenalan program PGP, filosofi pendidikan Ki Hajar Dewantara, kepemimpinan pembelajaran, dan budaya positif.

“Aktor yang terlibat dalam PPGP Angkatan 10 di 8 Kabupaten Nusa Tenggara Barat (NTB) adalah: CGP sejumlah 544, Pengajar Praktik 112 dan Fasilitator 45, pesan kami untuk seluruh aktor yang terlibat selama 6 bulan pelatihan ini untuk selalu menjaga kesehatannya karena prosesnya cukup lama sehingga dibutuhkan tenaga ekstra untuk menjalani proggam ini, hingga nanti khususnya CGP Angkatan 10 di Lombok Timur ini lulus semua” ujar Mas’ud, S.Pd. Kasubbag Umum Balai Guru Penggerak Nusa Tenggara Barat dalam sambutannya.

Hadir Kepala KCD Lombok Timur H. Martua Hamonangan Nasution, M.Pd yang memberikan pesan singkat dalam sambutannya sekaligus membuka kegiatan secara resmi yang menyambut baik penyelenggaraan Lokakarya 0 di SMAN 2 Selong. Ia berharap program PGP dapat melahirkan guru-guru penggerak yang mampu membawa perubahan positif di sekolahnya.

“Kita harus sering berkolaborasi dengan rekan sejawat, di Pendidikan Guru Penggerak ini yang paling penting adalah Refleksi karena akan membantu kita untuk memahami pengalaman yang telah kita lalui. Dengan merenungkan apa yang telah terjadi, kita dapat mengidentifikasi apa yang berhasil, apa yang tidak, dan apa yang dapat dipelajari dari pengalaman tersebut” ujar H. Martua Hamonangan Nasution, M.Pd.

Lokakarya 0 Program PGP Angkatan 10 di SMAN 2 Selong berlangsung selama 1 hari penuh.

Diharapkan, melalui kegiatan ini, CGP dapat memahami program PGP dengan lebih baik dan siap untuk mengikuti pembelajaran selanjutnya..

TERGERAK, BERGERAK DAN MENGGERAKKAN………SALAM GURU PENGGERAK