BGP NTB – Hari ini (31/3/2023) bertempat di SMPN 1 Tanjung- Lombok Utara, Balai Guru Penggerak Nusa Tenggara Barat (BGP NTB) menyelenggarakan Lokakarya Program Pendidikan Guru Penggerak (PPGP) untuk angkatan 9 yang tak terasa sudah menuju akhir yaitu Lokakarya 6 dengan tema “Keberlanjutan Pengembangan Diri dan Sekolah”. Jumlah peserta yang hadir berjumlah 62 orang peserta yang berasal dari unsur Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lombok Utara, Cabang Dinas  Pendidikan Lombok Utara, Calon Guru Penggerak (CGP) Lombok Utara dan sekolah lokasi kegiatan juga narasumber yaitu Pengajar Praktik berjumlah 12 orang. Pembukaan kegiatan ini dimulai pada pukul 08.30 WITA, setelah itu PP dan CGP masuk ke ruangan kelas masing-masing untuk praktek coaching dengan jumlah 6 kelas.

Dalam laporan sekaligus sambutannya mewakili Kepala Balai Guru Penggerak Nusa Tenggara Barat (BGP NTB) Muhammad Irawan Prasetyo, S.IAN. Penyusun Program Anggaran dan Pelaporan BGP NTB menyatakan “Tetap fokus dan semangat untuk Calon Guru Penggerak (CGP) karena ini sudah mulai berakhir, tugas-tugas jangan sampai terlewat, selalu mengecek LMSnya agar disaat akhir nanti CGP Angkatan 9 di Lombok Utara ini dapat lulus semua”, kata Irawan

Sementara itu sambutan sekaligus pembukaan disampaikan Kepala Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Lombok Utara Adenan, S.Pd, M.Pd., “mari kita renungkan Mars Guru Penggerak apalagi ada liriknya, “Negeri ini memanggilmu kawan”, coba direnungkan. Harapan kami kedepan Pendidikan Kabupaten Lombok Utara ini bisa setara atau lebih dengan Kabupaten/Kota di Provinsi NTB karena Kabupaten Lombok Utara ini masih yang termuda“, ujar Adenan

“Kami selaku pemangku kebijakan di  Kabupaten Lombok  Utara menaruh harapan besar kepada CGP yang akan dilatih ini juga mampu memberikan manfaat bagi diri sendiri dan Institusi/Sekolahnya, sehingga memberikan makna bagi sekitarnya serta hal luar biasa bagi sekolahnya”, tambah beliau.

Setelah acara pembukaan PP dan CGP memasuki ruang kelas masing-masing yang telah disediakan panitia dengan jumlah keseluruhannya 6 kelas untuk melakukan Coaching selama sehari penuh sesuai dengan moderasi yang ada.