BGP NTB – Enam orang pegawai Balai Guru Penggerak (BGP) NTB hari ini (6/5/2024) dilantik menjadi Pejabat Fungsional Pengembang Teknologi Pembelajaran (PTP) di Jakarta. Pelantikan ini merupakan bagian dari upaya Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.

Keenam pegawai tersebut adalah:

  1. Muhammad Irfan, S.Pd Jabatan Sebelumnya Pengelola Peningkatan Kompetensi Pendidik dan Tenaga Kependidikan
  2. Lalu Mukti Dwinata, S.Kom. Jabatan Sebelumnya Analis Sistem Informasi dan Jaringan
  3. Noviani Tri Purna Hanggastuti, S.Pd. Jabatan Sebelumnya Widyaprada Ahli Muda
  4. Rizki Rachmadaniar, S.Pd. Jabatan Sebelumnya Widyaprada Ahli Muda
  5. Fauziyah Syahrawati, S.Pd. Jabatan Sebelumnya Widyaprada Ahli Pertama
  6. Irham Yudha Permana, S.Pd. Jabatan Sebelumnya Widyaprada Ahli Pertama

Pelantikan ini dihadiri oleh  Dirjen GTK Prof. Dr. Nunuk Suryani, M.Pd., Prof. Nunuk menyampaikan selamat kepada keenam pegawai BGP NTB yang telah dilantik menjadi PTP. Ia berharap PTP yang baru dilantik ini dapat berkontribusi dalam pengembangan teknologi pembelajaran yang inovatif dan bermanfaat.

Sementara itu, Plt. Kepala BGP NTB Drs. Suka, M.Pd., yang mendampingi menyampaikan rasa bangganya atas dilantiknya keenam pegawai tersebut. Ia berharap ini dapat menjadi motivasi bagi pegawai BGP NTB lainnya untuk terus meningkatkan kompetensinya.

Tentang Pejabat Fungsional Pengembang Teknologi Pembelajaran (PTP)

PTP adalah jabatan fungsional yang bertugas mengembangkan teknologi pembelajaran yang inovatif dan bermanfaat bagi para guru dan siswa. PTP bekerja di berbagai lembaga pendidikan, baik di tingkat pusat maupun daerah.

Tugas utama PTP meliputi:

  • Melakukan analisis kebutuhan teknologi pembelajaran
  • Mengembangkan teknologi pembelajaran yang inovatif
  • Menerapkan teknologi pembelajaran di lingkungan pendidikan
  • Melakukan evaluasi terhadap teknologi pembelajaran
  • Mendidik dan melatih para guru dalam penggunaan teknologi pembelajaran