BGP NTB – Balai Guru Penggerak (BGP) Nusa Tenggara Barat (NTB) menyelenggarakan Lokakarya 2 Pendidikan Guru Penggerak (PGP) Angkatan 10 di SMPN 1 Praya, Lombok Tengah (9/6/2024). Kegiatan yang diikuti oleh 71 peserta dari unsur Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lombok Tengah, Kantor Cabang Dinas (KCD) Lombok Tengah, Pengajar Praktik (PP), Calon Guru Penggerak (CGP), dan sekolah lokasi kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi para CGP dalam mengimplementasikan pembelajaran yang berpusat pada murid.

Dalam sambutannya, Akhmad Satriya Arpan, S.E., Analis Tata Laksana BGP NTB, mewakili Kepala BGP NTB, menyampaikan harapannya kepada para CGP untuk memanfaatkan waktu 6 bulan ke depan secara maksimal untuk mengeksplorasi semua konsep yang diberikan oleh Pengajar Praktik dan Fasilitator. Arpan juga memberikan semangat kepada para CGP, terutama bagi mereka yang merasa lebih berat dalam mengikuti program ini.

Sementara itu, Kabid Kelembagaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lombok Tengah, Baiq Sumati, S.Pd., dalam sambutannya sekaligus pembukaan kegiatan, menghimbau semua guru/pendidik di Kabupaten Lombok Tengah untuk mengikuti PGP. Hal ini didasari oleh pengalamannya yang melihat langsung bahwa lulusan PGP memang sangat kreatif dan inovatif.

Pada Lokakarya 2 angkatan 10 ini, para CGP akan mempraktikkan Coaching sebagai Visi untuk Perubahan Lingkungan Belajar sesuai dengan moderasi yang ada. Kegiatan ini diharapkan dapat membantu para CGP untuk mengembangkan kemampuan mereka dalam mengelola kelas, memotivasi siswa, dan menciptakan lingkungan belajar yang kondusif.

Lokakarya 2 ini merupakan salah satu tahapan penting dalam PGP Angkatan 10. Diharapkan melalui kegiatan ini, para CGP dapat meningkatkan kompetensi mereka dan menjadi pemimpin pembelajaran yang efektif di sekolah masing-masing.